#BC21 Isu Seputar Anak Indigo

Tantangan ke-21 blogger’s challenges kali ini berasal dari saya sendiri, yaitu tentang anak indigo. Hmm.. sebelumnya saya pernah menulis tentang topik yang berbau horor di topik cerita mistis yang dialami pada masa kecil oleh lusty #BC19 3 Kejadian Aneh yang Kualami Pada Masa Kecil. Nah topik kali ini saya cetuskan berdasarkan inspirasi saya tentang topik tersebut. Gatau kenapa terlintas  mengaitkan cerita horor dengan anak indigo. Tapi ngomong-ngomong soal anak indigo, benar ga sih anak indigo itu anak yang bisa lihat makhluk gaib? bisa jadi. Trus anak indigo itu sebenarnya gimana sih? nah disini ada 3 pernyataan yang berhasil saya kutip yang beredar di masyarakat alias isu masyarkat seputar mereka. Berikut penjelasannya.

Anak indigo itu gimana sih sebenarnya?

Anak indigo adalah anak-anak yang memiliki aura dominan berwarna nila/indigo yang fisiknya tak berbeda dibandingkan dengan anak lainnya. Cara berpikirnya yang khas, pembawaannya yang tua, membuat anak indigo tampil beda dengan anak sebayanya. Pancaran aura yang dimilikinya membawanya kepada suatu karakteristik perilaku unik yang hanya dimiliki oleh anak-anak indigo.

Anak indigo memiliki roh yang sudah tua (old soul) sehingga dalam keseharian, tidak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Kebanyakan anak indigo juga memiliki indra keenam yang lebih kuat dibanding orang biasa. Kecerdasannya di atas rata-rata.

Anak-anak ini memiliki kesadaran yang lebih tinggi daripada kebanyakan orang, mengenai siapa diri mereka dan tujuan hidup mereka. Seringkali anak indigo tidak mau diperlakukan seperti anak kecil dan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada. Maka seringkali mereka disebut sebagai seorang pemberontak dan keras kepala.

Anak Indigo merupakan fenomena alam yang lumrah sesuai dengan evolusi manusia. Jika dahulu dari manusia pieticen tropus menjadi homo sapiens seperti sekarang ini. setiap pergantian masa selalu disertai oleh perubahan manusia baru. seperti fir’aun mengejar musa. Seperti tanah jawa berubah dari peradaban hindu menjadi Islam dari Islam ke kebudayaan mataraman dengan agen sejarahnya sutawijaya yang nota bene masih remaja (bisa disebut Fenomena manusia Indigo kurang lebih ). Dan saat ini dunia sedang membangun peradabannya dengan tipe manusia baru. Yang lazim kita sebut anak Indigo. Yang mungkin dapat menyempurnakan dan meningkatkan peradapan kita lagi.

Sedangkan yang menjadi keistimewaan orang-orang Indigo adalah pada cakra Ajna (the third eyes-mata ke tiga) yang berkaitan dengan kelenjar hormon hipofisis dan epifisis di otak. Bahkan para ahli psikolog ada yang menyatakan bahwa keunggulan Cakra Ajna yang dimiliki oleh anak/dewasa Indigo setara tingkatannya dengan para nabi dan santo. Cakra Ajna (cakra mata ke-tiga) yang telah terbuka membuat mereka mampu melihat dan memahami hal-hal baik secara fisik maupun metafisik yang tidak bisa dimengerti oleh orang kebanyakan. Sebagian besar dari mereka mampu melihat masa lalu, masa sekarang maupun masa depan atau lebih popular disebut sebagai kemampuan meramal. Namun tidak hanya terbatas pada kemampuan meramal saja, sebagian besar anak/dewasa Indigo juga memiliki kemampuan paranormal yang sangat kompleks seperti sebagai: penyembuh dan lain sebagainya.

Indigo banyak yang memunyai kemampuan di luar nalar. Misalnya, dia bisa melihat dan berdialog dengan teman-teman di alam lain yang tidak bisa dilihat orang lain atau mendadak piknik keluarga yang sudah dirancang matang jauh hari sebelumnya hanya karena dia merasakan akan mendapat rintangan atau kecelakaan dalam perjalanan, jadi batal. Ada juga yang bisa mendengar hal-hal yang tidak bisa di dengar orang.

Pakar psikologi anak dari Universitas Indonesia (UI) Dr Tubagus Erwin mengakui, anak indigo memang berbeda dengan anak-anak sebayanya. Katanya, anak indigo memiliki moto berjiwa dewasa serta mampu membedakan dan menghargai perbedaan. Namun, indigo bukanlah sesuatu penyakit karena tidak termasuk dalam daftar penyakit sedunia yang dikeluarkan WHO. Mereka, menurut dia, memiliki kekuatan spiritual yang tidak dimiliki semua orang. Meski demikian, anak indigo bisa sehat dan sakit, baik secara fisik maupun mental. Yang jelas, anak semacam ini memerlukan pendidikan khusus. “Semua tergantung interaksi dengan lingkungannya,” katanya.

Ada yang sering mendapati visi/pandangan/kilasan kejadian masa depan. Ada yang bisa melihat ke tempat lain dengan memejamkan mata. Ada juga yang bisa menguasai hingga 9 bahasa tanpa pernah belajar sedikitpun. Ada juga yang bisa melihat masa lalu dengan menyentuh benda-benda tertentu. Ada juga yang memiliki kemampuan pemikiran hebat/konseptor. Ada juga yang bisa bicara dengan binatang atau bahkan dengan tumbuhan. Tapi kemampuan mereka itu bukan dipelajari, tapi sudah ada sejak kecil, dan biasanya mereka punya kekurangan, kebanyakan sulit adaptasi. Ada yang bilang kalo Ibnu Sina/Avicena, bapak kedokteran dunia adalah seorang anak Indigo, dia bisa memetakan khasiat tumbuhan hanya dengan melihatnya, seolah-olah tumbuhan berbuicara padanya mengenai khasiatnya.

Fenomena ini merupakan sebuah bukti bahwa kemampuan manusia itu sebenarnya lebih dari apa yang pernah kita lihat. Jika ada seorang ahli yang bilang otak manusia hanya digunakan sekitar 2% dari seluruh kemampuannya, bisa jadi.

Isu Tentang Anak Indigo

Pernyataan 1 : Anak Indigo itu Anak yang Mampu Melihat Makhluk Gaib

hmm penjelasan diatas sudah membeberkan terkait pernyataan 1. Penjelasan lainnya seperti ini:

Indigo, selalu dihubungkan dengan interdimensional, perjalanan menembus ruang dan waktu, melihat sesuatu yang tak kasat mata. Sebenarnya, mereka (anak Indigo) tidak melulu seperti yang dibicarakan. Para ahli metafisika, seperti paranormal dukun dan lainnya langsung mengkoneksikan dengan dunia mistis, sedangkan para ilmuwan dari dunia science di barat, terus mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan gelombang otak tanpa pernah memperhatikan bagaimana perasaan dari anak -anak yang sudah dikultuskan sebagai Indigo tersebut.

Mereka diberi beban berat di pundak mereka masing-masing untuk selalu bisa melakukan banyak pencerahan baik dari segi spiritual maupun dari segi ilmu pengetahuan bagi umat manusia. Tayangan televisi yang selalu menampilkan sisi interdimensional membuat masyarakat semakin menjadi bodoh dan terbuai dengan dunia mistik. Anak Indigo lebih dikultuskan sebagai manusia aneh ketimbang manusia normal. Kelebihan yang mereka miliki pada akhirnya menjadikan mereka sebagai “orang sakti” yang lebih banyak melakukan hal gaib ketimbang melakukan hal berharga lain seperti pengetahuan atau yang bersifat edukasi. (dikutip dari: http://bramardianto.com/fakta-sebenarnya-tentang-anak-indigo.html)

Penjelasan tadi menunjukkan kalau anak indigo ga selalu dikaitkan dengan dunia mistis. Mereka juga bisa bermanfaat loh untuk dunia pengetahuan alias sains. Hanya saja kelebihan yang mereka gunakan memang begitu dekat dengan yang namanya dunia spiritual dan tak mampu dijangkau oleh anak-anak normal lainnya.

Pernyataan 2: Anak Indigo Adalah Anak yang Pendiam dan Cenderung Sulit Bersosialisasi

Pernyataan ini pernah saya dengar kalau anak indigo itu cenderung pendiam dan kurang suka bergaul. Siapa bilang? saya udah ngebuktiinnya sendiri kok. Anak-anak indigo itu justru teman yang menyenangkan. Lebih tepatnya pendengar terbaik. Kok bisa? iya, saya punya seornag teman “anak indigo” hanya saja dia gamau cerita banyak soal kelebihan dia. Katanya gaboleh dikasitau ntar orang bisa takut dan nyangkal aku ini mengada-ngada. Walau dia punya statement gitu, aku percaya sih ketika dia cerita sesuatu entah itu berbau karakter orang atau jin. Hanya ketika ia menolak untuk cerita aku gapernah maksa tapi dari pengalamanku berteman dengan anak indigo justru menyenangkan dan dia tetap berbaur kok dengan orang banyak.

Pernyataan 3 : Anak Indigo itu Anak Cenayang

index

Nah, kutipan dari gambar tersebut sudah jelas membedakan mana cenayang mana anak indigo. Kemampuan anak indigo itu tidak sebatas ia mampu melihat masa depan ataupun karakter orang tapi ada sisi spiritual lainnya yang memenuhi jiwa mereka sehingga mereka menjadi anak istimewa dibandingkan dengan anak-anak lainnya.

Feedback to Myself :

Ada segelintir cerita yang pernah terurai hingga saya berusia 22 tahun. Cerita ini tidak mengarah kepada isu tetapi mungkin lebih ke pengalaman. Sebelumnya, intermeso dulu deh dengan reader, pernah ga kamu merasakan sesuatu yang aneh seperti gelisah tak menentu, tidak jelas yang mengarah pada suatu kejadian yang belum pernah terjadi?  atau pernah melihat sesuatu yang bukan manusia? Saya sendiri sampai sekarang tidak yakin apakah saya tergolong kelompok indigo. Perasaan atau kejadian tersebut sudah lama hilang dalam hidup saya. Jika mengalami demikian orang-orang disekitar saya mengklaim kalau itu cuma halusinasi atau imajinasi saya saja. Saya pun tak jarang mengiyakan walau dengan keraguan juga saat itu. Cerita ini lebih ke pengalaman spritual mungkin lebih tepatnya. Sesuatu yang tak kasat mata pernah menghantui saya beberapa tahun yang lalu ketika saya duduk dibangku SMP hingga awal kuliah. Kejanggalan itu saya rasakan ketika saya dibayangi sesuatu hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya tapi itu sangat terasa nyata. Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba saya seperti diberitahu tapi sekali lagi saya kuatkan diri saya kalau itu hanya halusinasi. Keadaan itu bermula ketika saya bertemu dengan salah seorang teman saya dan dia hendak pergi mengunjungi saudaranya di daerah medan juga. Saat itu saya tidak tahu kenapa perasaan saya tidak enak ketika dia mengatakan kalau dia pergi kesana sendirian. Saat itu saya masih SMA. Padahal sebelumnya saya tak pernah sekhawatir itu dengan orang-orang terdekat saya. Ya karena dia bilang saat itu dia ga masalah pergi sendiri tapi hati saya tetap ga tenang. Saya tidak ingat kalimat yang saya ucapkan kepadanya hanya saja saya tetap menahannya dan menyarankan besok atau lusa perginya. Dia tetap bersikeras dan pergi sendiri tanpa saya maupun abangnya. Kebetulan ia tinggal dengan nenek dan abangnya. Besoknya saya dapat kabar kalau dia kecelakaan. Ya, mendengar itu saya kaget dan ketakutan sendiri. Setelah kejadian itu saya berusaha meyakinkan diri saya untuk tidak mengaitkan perasaan cemas tak jelas kemarin dengan kecelakaan teman saya. Pikiran positif saat itu ya mungkin memang naasnya teman saya itu kecelakaan walau sebenarnya bingung dengan kejadian itu. Itu kejadian pertama. Kejadian kedua, kalau tidak salah kejadian ini bermula pada saat saya SMP. Posisinya ketika saya di angkot, posisi melamun dan duduk miring di angkot. Sambil melamun saya melihat ke arah jendela dan melihat disamping angkot saya ada sepeda motor dan orang yang mengendarainya penuh darah. Aneh? iya. Saya pun ngerasa begitu saat itu. Karena kaget terus langsung istighfar kemudian saya kucek-kucek mata. Pas ngeliat lagi tuh orang pake baju jaket kulit dengan helm hitamnya melaju ngedahuluin angkot yang saya tumpangi ga ada darah yang terlihat. Cuma baju jaketnya aja sambil ngelaju kendaraannya. Saya gaberani ngeliat ke arah jendela dan memperbaiki posisi duduk saya dan menatap orang yang duduk didepan saya saja yang didalam angkot. Ga lama setelah saya begitu ada ibu-ibu mau turun dan angkot minggir ke tepi tapi tiba-tiba orang-orang didalam satu angkot itu menjerit karena mendengar hantaman kaca pecah dan suara rem yang begitu keras. Kaget, takut, kaki gemetaran dan orang-orang pada turun dari angkot kecuali saya. Gaberani seriuss. Rasa kaki dan tangan itu kayaknya ga mijak tanah saking ketakutannya karena dari dulu horor sendiri lihat orang kecelakaan. Didepan jalan itu pada rame dan orang yang naik kereta itu mati di tempat. Karena saya sendirian di angkot akhirnya saya memberanikan diri untuk turun dan jalan perlan-pelan melewati kerumunan orang-orang dan gatau kenapa saya juga penasaran sama korban kecelakaan itu. Pas ngeliat sambil nutup mata sebelah ya kaget karena yang saya lihat korbannya pake jaket hitam dan keretanya sama dengan yang tadi saya lihat disamping jendela angkot. Nyali ciut dan pulang dengan tangan dingin dan muka pucat sambil jalan pulang ke rumah. Kebetulan kecelakaannya ga jauh dari gang saya jadi ya daripada naik angkot lagi mending jalan aja yang saya fikirkan saat itu. Trus kejadian terakhir waktu saya duduk dibangku kelas 3 SMA dan ngeliat teman saya kesurupan di kelas. Nah kalau kejadian ini sempet terkenal se-antero sekolah karena yang kesurupan bukan seorang aja. Salah seorang teman sekelas saya juga termasuk. Alhamdulilah saya ga kerasukan. Saya gangerti sistem setan ituh ngerasukin badan teman-teman saya, yang jelas yang saya ingat saya dihampiri teman saya yang kerasukan itu dan dia ketawa sendiri sambil bercermin gitulah di cermin kelas. Nah pas saya lihat di kaca itu bukan wajah teman saya yang saya lihat tapi orang lain yang tidak saya kenal. Nangis sendiri saat itu dan berusaha bilang itu bukan dia tapi karena situasi saat itu juga membingungkan akhirnya saya dibawa keluar. Serius gasanggup lihat teman saya itu. Saya tidak begitu ingat rupa wajah yang merasuki teman saya itu tapi yang pasti ada seseorang sih yang saya lihat. Setelah kejadian itu saya dibawa ke seseorang yang bisa ngelihat hal-hal aneh yang saya rasakan dan dia bilang kalau mata bathin saya kebuka saat itu. Akhirnya ya dia nutup mata bathin saya dan semenjak saat itu saya ga ngalamin kejadian aneh lagi. Saya cukup bercerita panjang lebar soal itu kepada orang tua saya dan sampai sekarang saya ga pernah lagi ngalamin hal-hal aneh yang membuat saya terganggu. Tapi kalau soal firasat sih katanya emang bawaan karakter saya dan itu bisa dihilangkan dengan terus berfikiran positif. Karena katanya itu menjadi kuat karena adanya sugesti.

Bila dikaitkan dengan anak indigo yang bisa ngelihat makhluk gaib, mungkin lebih ke arah seperti ini. Saya pernah mendengar di acara ceramah gitu dan ngebahas tentang makhluk gaib. Katanya jin dapat melihat manusia tetapi manusia tidak. Jin hanya bisa melihat sesama jin dan manusia. Artinya bila manusia ada yang bisa melihat jin alias setan kemungkinannya tentu si manusia itu ada yang ngikutin alias ada yang nempel. Karena pada dasarnya manusia ketika ia dilahirkan mata bathinnya mulai tertutup setelah dia melewati masa bayi. Mungkin itu sebabnya anak bayi bisa ngelihat makhluk gaib. Belum punya referensi yang banyak mengenai ini lebih dalam karena ini saya kutip dari seseorang yang membantu saya untuk menyembuhkan keanehan yang saya alami. Kesimpulannya saya sekarang bukan anak indigo wkwkwwkk. Trus gimana kalau seandainya ada orang yang iseng nanya, “Mau ngeliat yang begitu lagi wii?”  jawabannya, “OOOOGAAHHHHH.”

Terima kasih sudah membaca. Semoga info diatas bermanfaat. ^_^

Advertisements

6 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s