#Bc34 Negeri Impian

Bloggers’ cahllenges return.  Tulisan ini adalah bagian dari topik minggu lalu yang dicetuskan oleh teman saya, mas boy tentang negeri impian yang ingin dikunjungi. Sekilas tentang topik seperti kisah di dongeng-dongeng itu ya hehehe tapi disini saya ga bakal menyinggung negeri impian versi barbie ataupun princess melainkan tentang negara yang nyata yang ingin saya kunjungi suatu saat. Setiap manusia berhak bermimpi apapun dong ya. Bermimpi dan berusaha semoga dapat menjadi kenyataan. Aamiin.

Jadi, negeri impian itu dimana?

Hmm..sebenarnya ada dua sih tapi yang paling ingin saya kunjungi itu ke…

Jerman

Kenapa Jerman? fyi, saya terinspirasi dari film Rudy habibie, yang mengisahkan tentang perjalanan seorang mantan presiden, B.J habibie menimba ilmu hingga menjadi ilmuwan disana Saya tak hanya kagum dengan tokohnya tapi juga negaranya yang sangat menghargai sekali dengan ilmu pengetahuan. Meski dulunya sempat diperintah oleh penguasa otoriter, itu tidak membuat Jerman kehilangan pamornya dalam dukungan iptek. Selain itu, saya juga mengagumi salah satu klub sepakbola yang berasal dari negara ini. Bayern Munchen. Nah, dari situlah keinginan saya ingin menjelajahi Jerman untuk menanmbah wawasan saya.

Trus di jerman itu ada apa aja?

Tembok Berlin

tembok-berlin

Lokasi ini sangat layak dijadikan destinasi wisata karena memang tembok ini begitu bersejarah dan ada tembok inilah yang membagi cota menjadi dua dari tahun 1961 hingga 1989. Perlu diketahui bahwa struktur beton dari bangunan tembok ini sudah diruntuhkan sebagian, namun fragmennya masih tetap menjadi fitur kota. Ada jalur Tembok Berlin yang menyediakan 14 bagian rute yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda dan pejalan kaki.

Ada sejarah tentang Tembok Berlin yang bisa dilihat melalui adanya panel informasi yang dipasang di 30 titik sehingga memudahkan wisatawan untuk menambah wawasan. Bernauer Strasse juga adalah spot yang tepat untuk membawa orang-orang kesayangan Anda karena ini adalah bagian replika Tembok Berlin di mana Anda juga diperbolehkan berkunjung ke situs memorial, Kapel Rekonsiliasi serta pusat dokumentasi.

  • Pusat Dokumentasi selalu buka dari hari Selasa sampai Minggu dari jam 10 pagi hingga 6 petang.
  • Situs Memorial buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga 10 malam.

Brandenburg Gate

brandenburg-gate

Selain dari Tembok Berlin, Gerbang Berlin pun jangan sampai terlewat untuk disambangi karena inilah yang menjadi simbol utama dari penyatuan Berlin Timur dan Berlin Barat. Pembangunan dari gerbang ini sendiri sudah dari abad ke-18 dan berfungsi sebagai jalur untuk masuk kota Brandengburg an der Havel.

Di kota Berlin, untuk dapat menemukan gerbang ini, Anda harus menuju ke ujung barat. Sesudah Tembok Berlin didirikan di tahun 1961, gerbang ini tidak dapat dilalui selama 28 tahun. Daya tarik Jerman satu ini tidak boleh diewatkan karena menjadi simbol akan reunifikasi Jerman sendiri.

Lindau

lindau

Bila ke Jerman, jangan melewatkan kunjungan ke kota bersejarah Lindau yang lokasinya tidaklah terbilang jauh dari spot pertemuan perbatasan antara Swiss, Austria dan Jerman yang ada di sebelah timur Danau Constance. Kota yang memiliki populasi sekitar 3 ribu jiwa ini dihubungkan oleh kereta api dan jembatan dengan daratan.

Datang ke sini tidak akan membuat Anda menyesal, apalagi jika Anda adalah seorang pengagum wisata arsitektur. Kota ini begitu penuh akan bangunan-bangunan klasik dari abad pertengahan, seperti misalnya gedung teater, kasino, serta gereja yang bisa dikunjungi sepuasnya, belum lagi ada boat trips di Danau Constance yang bisa dinikmati bersama pasangan atau keluarga.

Heidelberg Old City

heidelberg-old-city

Terdapat sebuah kota tua di Jerman, tepatnya berlokasi di Baden-Wurttemberg yang dikenal memiliki universitas tua dan kastil tua. Kota ini sendiri begitu besar dan hebatnya, Heidelberg ini tidaklah hancur ketika masa Perang Dunia II. Bagi wisatawan yang penasaran seperti apa penampakan kota tua ini, silakan berkunjung dan Anda akan mendapati area khusus pejalan kaki yang paling panjang di Eropa. Area ini dikelilingi oleh banyak gedung tia di sisi kiri dan kanannya, namun meski terlihat bangunan tua semuanya masih berfungsi dan terawat.

Selain area pejalan kaki terpanjang, Anda pun bisa menyambangi sebuah kastil populer yang bernama Heidelberger Schloss dengan puing-puingnya. Bangunan kastil ini dulunya adalah benteng yang ditempatkan secara strategis dan difungsikan sebagai sebuah benteng pertahanan, lalu akhirnya berubah menjadi kediaman atau istana raja di Pfalz. Terjadi kerusakan di kastil ini antara tahun 1689 dan 1693 yang diakibatkan oleh adanya perang oleh para ahli waris kerajaan Pfalz yang memperebutkan tahta.

Sejak kerusakan itu terjadi, restorasi pun dilakukan namun hanya sebagian yang mendapatkan restorasi. Terjadi kerusakan kembali tepatnya di tahun 1764 di salah satu bagian yang dipicu oleh adanya kebakaran dari petir. Bila dilihat secara cermat, maka Anda akan menemukan sebuah fakta bahwa wajah kota Heidelberg sebetulnya didominasi oleh puing-puing bangunan kastil yang memiliki tinggi sekitar 80 meter pada tebing gunung.

  • Pengunjung dewasa dikenakan EUR 7 atau sekitar Rp 100.500 dan ini sudah termasuk Great Tun, The Funicular Railway, serta German Apothecary Museum.
  • Pengunjung dewasa dikenakan EUR 5 sebagai biaya tambahan apabila ingin mengikuti tur yang dipandu, dan jika dirupiahkan berarti Anda harus merogoh kocek ekstra sebesar Rp 72 ribu.
  • Pengunjung yang datang bersama keluarga dikenakan EUR 12.50 atau sekitar Rp 180 ribu.
  • Heidelberg Palace buka dari jam 8 pagi sampai 6 petang setiap harinya, namun untuk keterangan detilnya silakan langsung melihat di situs resmi sebab waktu operasional cukup bervariasi di waktu-waktu tertentu.

Holstentor

holstentor

Mungkin Anda sudah pernah tahu tentang kota Lubeck di Jerman dan Holstentor ini merupakan salah satu dari dua gerbang kota yang adalah sisa dari kota Lubeck. Gerbang kota ini jelas sudah sangat tua karena diketahui bahwa pembangunannya saja dilakukan di tahun 1464 dan kini sudah beralih fungsi menjadi sebuah museum. Obyek wisata di Jerman yang layak untuk disambangi adalah museum Holstentor ini dan dijamin para pengunjung akan puas setelah melihat arsitekturnya yang unik.

Bila mencermatinya, Anda akan tahu bagian mana yang dianggap begitu unik, yakni dua menara berbentuk bulat dan melengkung masuk. Bagian tersebutlah yang menjadi simbol kota Lubeck. Pada bahasa Jerman, arti dari Holstentor sendiri adalah gerbang Holsten dan sesampainya di sini, Anda boleh mengabadikan gerbang besar yang didirikan dari batu bata merah ini. Holstentor memang disebut sebagai gerbang, namun sebenarnya bangunan bergaya gothic ini bisa juga dianggap sebagai benteng.

Frauenkirche

frauenkirche

Inilah obyek wisata lainnya di Jerman yang bisa didatangi bersama keluarga, berupa gereja baru namun juga terbilang tua, atau dapat dikatakan sebaliknya. Berlokasi di kota Dresden, gereja ini sebenarnya adalah gereja Lutheran yang telah menjadi puing-puing karena mengalami kehancurkan di masa Perang Dunia II. Namun, kemudian gereja ini mendapatkan rekonstruksi dengan perencanaan asli yang digunakan di tahun 1720-an.

Akhirnya, di tahun 2005-lah gereja ini dibuka kembali dan golden cross untuk bagian kubah gereja disumbang oleh kota Coventry yang diciptakan oleh Luftwaffe. Setelah pembukaan kembali, gereja ini pun menjadi hal yang paling menarik bagi para wisatawan yang datang ke Dresden. Bahkan di tahun 2009, Presiden Amerika Barack Obama mengunjungi gereja ini sehingga otomatis juga membuat wisatawan pun makin penasaran akan tempat ini.

  • Pengunjung sama sekali tidak dikenakan biaya masuk, namun sumbangan selalu diterima.
  • Frauenkirche buka setiap hari, mulai dari jam 10 pagi hingga 12 siang dan dilanjutkan dari jam 1 siang hingga 6 petang pada hari biasa. Namun, pada akhir pekan jam operasional bisa berubah-ubah.

Neuschwanstein

neuschwansteinJerman memiliki kastil tua lainnya yang bernama Neuschwanstein yang dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan New Swanstone Castle. Berdiri di atas lahan seluas 800 meter dan berada di dataran tinggi, pembangunan kastil ini sudah dari sejak awal abad ke-19. Jika penasaran ke mana Anda seharusnya menemukan lokasi ini, kastil ini berdiri di kaki Pegunungan Alpen yang berbatasan dengan Austria. Arsitektur bangunan kastil ini sarat akan gaya Neo-Romanesque berdiri kokoh dan megah diantara padang rumput luas dan pepohonan hijau di sekelilingnya.

Raja Ludwig II-lah yang menjadi pemilik dari kastil ini dan menurutnya, kastil ini betul-betul sempurna dan hal itu ia sampaikan kepada Richard Wagner melalui sebuah surat. Richard Wagner sendiri adalah seorang komponis Jerman yang terkenal di masanya (1813-1883). Intinya, dalam surat tersebut, Raja Ludwig II mengatakan bahwa lokasi kastil begitu indah, suci dan tertutup, sebuah kuil untuk teman ilahi yang sudah membawa berkat dan keselamatan untuk dunia.

  • Pengunjung dikenakan biaya masuk sekitar EUR 12 atau sekitar Rp 172 ribu. Bagi pengunjung yang berusia di bawah 18 tahun maka tidak dikenakan biaya sama sekali.
  • Neuschwanstein buka setiap hari dan akan menerima pengunjung pada setiap jam 8 pagi hingga 5 sore.

Rugen Cliffs

rugen-cliffs

Obyek wisata alam satu ini memang keren di Jerman dan tebing ini bisa ditemukan saat Anda menyambangi Taman Nasional Jasmund yang ada di timur laut Pulau Rugen. Tebing yang memiliki tinggi 118 meter ini benar-benar tampak indah, jadi bagi para pecinta alam sebaiknya tidak melewatkan spot ini dari daftar destinasi liburan Anda selama di Jerman. Kursi raja atau Konigsstuhl adalah bagian yang mungkin paling eksotis untuk para pengunjung karena sisi megahnya yang luar biasa.

Ada sebuah hutan yang bisa dijangkau di belakang tebing ini dan pemandangan pepohonannya begitu rindang sehingga sangat sejuk dilihat. Hutan dengan nuansa alami dan yang terjaga kenaturalannya tersebut juga termasuk di dalam taman nasional. Bahkan hutan tersebut tidak pernah terjamah atau terganggu sehingga kelihatan tetap indah dan menarik, dan dianggap sebagai tempat wisata populer yang ada di Jerman.

Romantic Road

romantic-road

Apa yang ada di benak Anda saat mendengar tempat wisata Romantic Road di Jerman? Pasti Anda langsung menebak-nebak apa-apa saja yang bisa didapatkan di jalanan ini sehingga bisa disebut romantis. Romantic Road sendiri adalah sebuah jalan raya biasa di Jerman, namun memang diakui bahwa panorama di sepanjang jalan begitu indah sehingga menimbulkan nuansa romantis saat melaluinya. Dengan panjang 350 kilometer terbentang dari Wurzburg sampai Fussen, jalan ini merupakan rute yang banyak diambil oleh para wisatawan yang ingin mendapatkan pemandangan indah khas Jerman. Telusurilah jalan ini dan sejumlah lokasi dan kota menarik dapat disinggahi.

  • Wurzburg – Berlokasi di pusat kawasan perkebunan anggur Franken, spot satu ini paling populer akan perkebunan anggurnya memang. Selain karena keindahan kebun anggur, Wurzburg pun terkenal akan restoran gourmet dan wine-nya yang oke punya. Bahkan ada juga festival wine yang benar-benar semarak.
  • Rothenburg ob der Tauber – Jerman memiliki kota tua yang sudah eksis dari abad pertengahan dan sampai kini pun masih sangat terjaga kelestariannya. Pusat kota tuanya yang cantik benar-benar akan menawan hati. Jangan hanya menelusuri bagian pusat kota tuanya, tapi cobalah untuk mengeksplor atas tembok kota yang mengelilinginya. Bila berminat dan cukup berani, silakan berkunjung sekalian ke museum penyiksaan abad pertengahan.
  • Dinkelsbuhl – Satu lagi kota tua yang juga akan dapat dilalui di Romantic Road. Para wisatawan akan termanjakan dengan adanya 16 buah menara benteng. Sejumlah gerbang kota pun sisi otentiknya masih sangat terjaga dengan baik berikut tembok keliling yang asli. Keputusan yang lebih baik jika Anda ingin mencoba mengelilingi pusat kota tua ini saat malam tiba.
  • Nordlingen – Crater Museum adalah spot yang bisa disambangi ketika melewati atau tengah berada di Nodlingen.
  • Augsburg – Di sepanjang Romantic Road, Anda juga akan dapat bersinggah di Augsburg, yang termasuk di dalam jajaran kota tertua yang ada di Jerman. Dikenal sebagai salah satu peninggalan bangsa Romawi, tentunya Anda akan puas mengabadikan banyak bangunan tua yang sudah eksis sejak abad ke-17. Selain dari peninggalan bangsa Romawi, disebut-sebut kota tua ini juga peninggalan saudagar kaya asal Timur Tengah. Balai kota serta berbagai restoran tradisional akan membuat Anda serasa berada di masa lalu yang sudah lebih dari 2.000 tahun.
  • Pfaffenwinkel – Pemandangannya yang masih terbilang natural akan menyejukkan hati dan mata Anda. Diketahui Pfaffenwinkel ini sebagai Pastor’s Corner sehingga tidak heran bila banyak bangunan gereja di lokasi ini. Saat melewati Romantic Road, jangan lupa berkunjung ke salah satu situs warisan dunia UNESCO, Wieskirche yang merupakan gereja dengan gaya arsitektur abad ke-18.
  • Fussen – Tepat di kaki pegunungan Bavarian Alps, Anda dapat menjumpai Fussen beserta panoramanya yang tidak akan terkalahkan. Sejumlah kastil pun juga akan menangkap perhatian kita selama berada di area ini, termasuk Castele Schwangau, Hohenschwangau, dan Neuschwanstein. Salah satu kastil tersebut begitu indah seperti yang pernah kita lihat di banyak cerita dongeng, yakni Neuschwanstein.

Sumber: http://tempatwisataunik.com/wisata-dunia/wisata-eropa/jerman/tempat-wisata-di-jerman

Gimana? penasaran juga ga readers? saya sih inginnya hanya jala-jalan saja. Kalau menetap tentu lebih enak di Indonesia sih hehehe. Oke itu dari saya. Gimana dengan readers?  yang berkeinginan sama dengan saya semoga aja bisa kesana ya hehehe.

Thanks to Mas boy yang udah memberikan topik ini. Topik ke- 34 selesaii.

Advertisements

12 Comments

  1. Waah. Jerman tooh.
    Aku sempat ngiranya Taiwan.

    Dari aku:
    – “B.J habibie menimba ilmu hingga menjadi ilmuwan disana Saya tak hanya” sebaiknya dikasih titik sebelum kata ‘saya’. Trus jadi ‘di sana’ pake spasi

    –  “negaranya yang sangat menghargai sekali dengan ilmu pengetahuan.” kata ‘dengan’ lebih baik dihapus.

    – sepakbola > sepak bola

    – typo: menanmbah

    – “ada tembok inilah yang membagi cota menjadi dua dari tahun 1961 hingga 1989” > kata ‘ada’ dihapus, typo: cota > kota

    – “Area ini dikelilingi oleh banyak gedung tia di sisi kiri” typo: tia > tua

    Itu aja mbak coret2 dariku.
    Semoga bisa tercapai keinginan berkunjung ksna yaa…
    Thanks sudah menjawab tantangaku mbak 🙂

    Liked by 2 people

  2. Beberapa typo: “cahllenges” di awal kalimat dan “jala-jalan” di kalimat penutup.

    Aku jg sempat kepikiran pengen beasiswa di sana karena katanya beasiswa di sana lumayan gitu hehhe… dah gitu jg byk kerjaan part time buat para mahasiswa.

    Tapi, sebelumnya harus les bhs jerman dulu min. 3 bulan 😐

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s