#BC42 2 Pekerjaan Impian

Bloggers’ challenges return…..

Tulisan ini tercipta untuk memenuhi tantangan dari teman saya, Trias dengan topik “2 pekerjaan Impian.” Ketika mendengar topik ini, saya teringat dengan beberapa impian saya yang pernah saya tuliskan di buku harian saya dulu. Mungkin benar kata orang, bahwa dengan menulis kita tidak mudah melupakan apa yang pernah kita inginkan dan kita menulisnya kala itu. Disaat hal seperti ini benar-benar kerasa bahwa kita harus benar-benar menghargai setiap ide dari apa yang kita tulis. 

Back to the topic, pekerjaan impian kali ini yang diminta oleh teman saya adalah pekerjaan impian di luar pekerjaan yang kita geluti saat ini. Fyi, selain menjadi guru, saya punya keinginan terpendam untuk  menjadi seorang pekerja di bidang tertentu.

Ga muluk-muluk kok, hanya……

Psikolog

shutterstock_259905551

Dulu ketika pemilihan jurusan ke universitas di SMA, saya sempat tertarik dengan dunia psikologi, walaupun saat itu dari kelas saya tidak boleh memilih jurusan itu karena jurusan itu difasilitasi untuk anak-anak program IPA sedangkan saya sebaliknya. Nah sejak saat itulah saya mengurungkan impian saya itu untuk mengambil jurusan tersebut dan memilih menjadi guru. Ga begitu kecewa sih karena menjadi guru juga mempelajari psikologi walaupun tidak begitu mendalam hehe. Alasan lainnya adalah saya lebih suka mengamati perilaku orang lain bahkan senang menangkap kesan dari orang-orang yang pernah saya temui. Suatu tantangan bagi saya untuk bisa memahami orang lain .

Penyiar Radio/Presenter

radio

Dari SMP suka sekali dengerin radio. Dulu punya keinginan pengen banget jadi penyiar radio atau presenter. Alasannya? karena saya suka ngomong wkwkwkk. Gabisa diem dan cenderung aktif dengan orang-orang yang mengajak saya berbicara. Gatau kenapa setiap orang lain memberikan topik, nyaman aja sih menyampaikannya dengan lancar dan ga jarang variatif alias macam-macam kosa katanya. Selain itu, menjadi penyiar radio juga memiliki suara yang unik. Enak aja sih didenger ketika kita ngedengerin siaran radio di setiap acara mereka.  Kalau presenter bedanya cuma mereka show on di TV sedangkan penyiar radio mereka on air.  Bicara soal gaji, mungkin ga seberapa banyak tapi bagi saya menyampaikan informasi  dan menjadi orang yang talkative itu menyenangkan.

Thanks to Trias yang udah memberikan topik kali ini. Tantangan ke-42 selesai 🙂

 

 

Iklan

5 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s