#BC58 5 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Punya Teman Baru

Bloggers’ Challenges Return,

Hai readers πŸ™‚

Tulisan ini untuk memenuhi tantangan dari teman saya, Fetty dengan Topik “Cara Kamu berteman dengan Teman Baru”. Sebelumnya, senang kenalan dengan teman baru saya kali ini, Fetty yang sudah memberikan topik yang cukup menarik perhatian saya kali ini ihihihi.

Berbicara seputar teman baru, kita berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita beragam caranya. Saya percaya setiap orang memiliki caranya sendiri ketika ia bertemu, berkenalan bahkan berteman dengan orang lain. Namun kali ini, saya akan membagikan 5 hal penting yang bisa kamu coba atau lakukan ketika berteman dengan orang yang baru kamu kenal versi saya. Yukkk πŸ™‚

#Poin 1 : Bersikap Ramah dan Hangat dengan Cara Saling Tegur Sapa

Tidak semua orang yang berhasil melakukan ini tapi percayalah ini begitu mudah dilakukan. Setidaknya, walaupun kamu adalah tipe orang yang dikenal dingin, ga ada salahnya demi teman yang baru kamu kenal kamu berusaha mencairkan suasana diantara kamu dan temanmu dengan sapaan sederhana seperti “Halo, gimana kabar, oh iya aku senang ngobrol sama kamu nih” atau apa pun lah kalimat yang bisa menghangatkan suasana. Segala sesuatu berawal dari diri kita dan tidak ada salahnya dicoba hihi. Saya ga menjamin teman barumu akan suka namun kata-kata sederhana seperti itulah yang pernah saya coba. Namun kalau kamu dikenal tipe orang yang hangat, pertahankan ya πŸ™‚

#Poin 2: Hindari Selalu Memberikan Kesan Terbaik di Hadapan Teman Baru Β Karena Ga ada Orang Yang Sempurna (Be Yourself) πŸ™‚

Ketika bertemu dengan teman baru, tanpa kita sadari kita selalu menunjukkan sikap baik yang ada di dalam diri kita. Ini adalah sesuatu yang positif namun inget ya, jangan selalu memberikan kesan terbaik sehingga muncul pemikiran teman kita, sok baik ya hehe. Karena akan sulit bagi kamu untuk bisa membawa diri secara leluasa, selalu kepikiran, “Duh, kira-kira dia suka ga ya dengan caraku, bla bla bla. Nah kita boleh mempertimbangkan sikap kita sendiri ketika kita bertemu dengan orang lain namun kita juga harus ingat bahwa kekurangan kita belum tentu menjadi halangan bagi teman kita. Biarkan teman kamu menilai baik buruknya sikap kamu. Siapa tahu dengan kita tampil apa adanya dan selalu jujur dengan keadaan kita, justru membuat teman baru kita ngeliat satu keunikan di dalam diri kita. Kalau urusan dia nerima atau tidak, itu urusan belakangan. Yang paling penting kita berusaha jadi diri sendiri, tanpa merendahkan diri ataupun meninggikan diri. Pada dasarnya, ga ada orang yang sempurna. Kamu ga akan kehilangan teman kok hanya karena satu kekuranganmu πŸ™‚ Intinya, jadi diri sendiri ya readers. Poin saya kali ini berhubungan dengan tulisannya teman saya, Abang boy hihi. Yuk penasaran dengan penjabaran detilnya versi abang boyΒ https://boysimangunsong.wordpress.com/2017/10/09/bc-58-punya-teman-baru-ini-saran-abang/

#Poin 3: Jangan Tutup Dirimu ^-^

Ketika teman baru nanya sesuatu hal tentang diri kamu, jangan tutup dirimu ya. Dalam hal ini, kamu bisa berbagi seputar pengalaman kamu tentang hal apa pun namun kamu juga harus punya batasan mana yang harus kamu ceritakan mana yang tidak. Contohnya aib keluarga, suami, pacar, dan hal-hal sensitif lainnya. Kamu tetap bisa menjalin hubungan akrab dengan temanmu tanpa harus menceritakan hal-hal yang sebaiknya tidak kamu ceritakan kok. Saya punya cerita tentang hal ini.

Jadi saya ketika ketemu dengan orang yang baru saya kenal, saya selalu senang berbagi cerita keunikan yang saya alami dan yang ada di dalam diri saya. Ya, memang saya dikenal teman-teman dekat saya sebagai cewek yang talkative, suka ketawa dan perilaku heboh lainnya. Namun suatu waktu saya kenal dengan teman baru saya ini yang tipenya pemalu. Pokoknya kebalikan lah sifat dia sama saya. wkwkwkk ibarat pepatah, “Bagaikan langit dan bumi” πŸ˜€ πŸ˜€ Jadi begitu ketemu saya dia bilang, “Dwita ga capek ya ngomong terus? darimana sih dapat bahan obrolan?”

Lah terus saya nya cuma senyum dan bilang, “Ngalir sendiri kok, karena saya senang berbagi cerita. Rasanya menyenangkan aja kalau saling bercerita satu sama lain yang berhubungan dengan pengalaman. hehehe.”

Saya cuma ketawa nyengir sambil dalam hati, “Sukurlaah dia ga mikir macem-macem” wkwkwwkwkk

Semenjak saat itu, dia pun perlahan membuka dirinya dan mulai bercerita ini itu, termasuk tentang dirinya. Diluar dugaan sih teman saya itu bercerita tentang dirinya namun kebanyakan teman saya akhirnya begitu. Cukup menyenangkan bagi saya berteman dengan mereka dan sampai sekarang terjalin akrab dengan baik πŸ™‚

#Poin 4: Please, Do not Overacting.

Ini penting. Karena ketika kita berteman dengan teman baru, teman kita akan mudah menangkap kesan pertama yang ia dapatkan dari diri kita. Termasuk sikap dan cara kita menerimanya sebagai teman. Kalau bersifat berlebihan alias overacting juga gabik lo readers. Secara tidak sadar, ketika kita tertarik dengan teman yang kita kenal kita juga tanpa sadar menunjukkan sikap antusias. Hal ini wajar kok tapi tetap kita harus bisa bener-bener jaga sikap kita. Jangan sampai karena kita tertarik dengan teman kita, piring yang ada di sebelah kita terpental ya readers atau sikap berlebihan lainnya. Kalau kita tipenya yang kadang suka overacting dengan teman dekat atau sahabat itu wajar-wajar aja sih menurut saya namun konteks berhubungan dengan teman baru adalah awal kita membangun relasi jadi sebaiknya dihindari ya readersΒ πŸ™‚

#Poin 5: Tetap Santai dan Jadilah Aktor Dalam Percakapan Kamu dan Teman Barumu

Stay Calm and stay to be like an actor. Maksudnya disini adalah kita tetap menjadi subjek yang aktif bertanya, aktif membuka percakapan meskipun obrolannya random. Suasana diri kita yang santai juga ngedukung kita untuk tetap bisa membuat suasana akrab kok. Saya udah pernah mencobanya dan ga ada yang salah ketika kita tenang, santai membuat percakapan dengan teman saya, ia pun juga nyaman. Sama-sama santai dan nyaman. Untuk poin terakhir kali ini lebih ke menciptakan suasana kita ngobrol dengan teman baru kita hehe.

 

Terkadang teman baru menjadi teka-teki misteri yang harus kita pecahkan. Seiring berjalannya waktu, teka-teki itu berubah apakah ia mengatup atau justru membuka. Percayalah, kita akan selalu menemukan sisi lain dari sebuah perkenalan hingga berwujud pada persahabatan. Karena kita unik, ia juga unik.

Tantangan ke-58 Selesai πŸ™‚

Semoga bisa memenuhi tantangan dari Fetty ya. Selamat berteman πŸ™‚ πŸ™‚

Iklan

15 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s