#Bc10 Ruang Waktu Itu Kusebut Fantasi

Ketika kau masuk, tak ada yang namanya kebetulan. Ruangan itu layak disebut sekat tanpa batas. Melewatinya adalah batas nyata dan semu. Adalagi yang akan membuatmu gila. Ketika memasuki sebuah sekat, kau bukanlah kau. Dan aku, menyaksikannya disitu. Disitu, tempat kau berdiri meminta masuk atau pergi.Disitu, tempatku dalam bayanganmu. -Fantasi-

Tulisan ini adalah bagian dari blogger’s challenges yang bertema “Fantasi terliar”. Topik kali ini cukup mencengangkan karena topik seperti ini bisa dibawa ke segala arah. Karena mbak nadya bilang, “Bebas”, jadi suka-suka penulisnya dong ya ngeliat sisi darimana hehe.

Eh lupaa, wawadun bilang ada kriterianya. Jadi ga bebas-bebas juga sih hwehehe

Gatau ini tulisan bakalan termasuk aliran kemana tapi tulis ajalah, kalo janggal ntar ngomen tu rakyat blogger’s challenges hehe. Buat readers yang ngebaca tulisan saya juga secara terbuka saya menerima komentar dari kalian juga.

Oke kita mulai dari….

1.Fantasi yang Tertinggal di Masa Lalu

fantasi-1

Kebetulan itu terlelap sekarang. Saat ruang waktu itu dapat kutembus dan aku menemukan kamu yang terbungkus dengan pahitnya masa lalu. –Fantasi-

 Kutipan itu mewakili segelintir kisah saya pada masa lampau. Lah, pertanyaannya kenapa fantasi itu muncul pada saat waktunya sudah lampau? Fantasi yang saya maksud disini adalah khayalan saya yang belum tersampaikan pada masa lalu.

Khayalan saya adalah……. Saya akan bertemu dan menikah bahagia selama-lamanya dengan orang yang pernah sangat saya cintai. Dannnn…. saya tahu itu tidak mungkin hehe. Karena lagi-lagi, lamunan saya tersadar kalau di dunia ini tak ada orang yang bahagia selamanya. Jangankan bahagia, hidup aja ga ada yang tahu hehe. Tapi yang namanya khayalan ya bisa saja. Ga ada ukuran atau batasan mengenai itu.

Yang tak terlihat hingga sekarang adalah bahwa khayalan itu ternyata sudah jauh tertinggal di halaman hidup saya sebelumnya. Didalamnya terdapat seseorang yang dulunya begitu saya harapkan tapi sekarang ia tertinggal diantara sekat dan bayangan masa lalu saya.

Khayalannya seperti apa?

 Aku dan dia yang saling mencinta,

tanpa lelah menciptakan bahagia

Aku dan dia yang tak tahu diri

Dungu, realita dunia kami yang berbeda

Aku dan dia yang selang serentak mengucap janji setia pada Tuhan untuk selama-lamanya

Aku dan dia duduk diatas dipan mutiara dengan penuh canda tawa.

Tak ada sakit menyakiti.

Tak ada luka dan lara.

Hanya aku dan dia,

dunia dan seisinya

Hanya aku dan dia

Sekarang fiktif belaka

Di bagian ini, dalam bentuk puisi saya menguraikannya.

2. Fantasi yang Sedang Menghantui

fantasi

Tinggal dan tinggallah di masa lalu. Tapi sekarang apa yang kutahu? Ruang itu penuh secercah aku yang sekarang tanpa celah. Kau sudah masuk ke dalam –Fantasi-

 Kali ini tak langsung pada seseorang. Tapi pada sesuatu yang ada pada seseorang. Cinta. Halaaah -.- Harus saya akui kalau saya sedang dihantui cinta sekarang. Bukan jatuh cinta atau patah hati, tapi cinta yang tak tahu saya definisikan sekarang. Cinta yang mulai saya rindukan kehadirannya. Namun kenyataan yang saya hadapi tak mendukung sepertinya. Beratttt….. beratttt… lalu enggan berkomentar perkara cinta. Entah kapan ini bermula, fantasi itu semakin kukelabui semakin sering menghantui.

Katanya,

 “Biarkan aku masuk

Meneriaki hatimu yang sudah lama tenggelam

Biarkan aku masuk

Mengait hatimu yang lebur

Biarkan aku masuk

Aku bukan penjahat

Biarkan aku masuk

Indah dunia bila kau memilikiku yang juga memilikimu”

tapi…. Sesuatu itu telah membuatku sesak sekarang. Kuusir sekuat tenaga, ia hadir entah darimana.  Memberi bayangan kalau aku bertemu pangeran.  Memberi bayangan aku akan dilamar sekarang.  Memberi bayangan kalau dia yang memelukku erat persis seperti ayahku 22 tahun yang lalu.Memberi bayangan kalau aku menginjakkan kaki di negeri impianku, Eropa dan Asia. Dengan ia yang bahkan tak bisa kurasakan hadirnya.

3. Fantasi Masa Depan

fantasi-2

Berlari menemukan diri. Bayangan itu perlahan menjauh lalu terlempar keluar. Kau bukanlah kau sekali lagi. Diluar sekat ini, berlari dan datang lagi suatu hari nanti. –Fantasi-

Masa depan bisa diciptakan. Tetapi dari segala kemungkinannya tak dapat dielakkan. Pada dasarnya kita berusaha sekarang dan masa depan akan tetap menjadi rahasia. Begitu juga dengan saya, keinginan yang saat ini sedang diusahakan, impian yang pernah didoakan tetap saja tidak tahu nantinya kemana. Fantasi saya absurd sekarang. Di ruang waktu ini, saya kalah dengan yang namanya ketentuan takdir. Fantasi yang saya wakilkan sebagai bayangan adalah refleksi dari yang sekarang.  Bayangan itu mendekat..mendekat..dan berujar,

Ayo lari-lari

Kesana-kemari melanjutkan mimpi

Habis tidur sadarkan diri

Jangan lelah untuk memperbaiki diri

Sebab takdir tak akan terukir bila tak beranjak dari sini

Dari sini…kesini..kesini

Peluk doa dan usaha kemarin

Setinggi-tingginya

Kita ke Eurasia

Dulunya begitu sekarang Eropa Asia

 

Ayo lari-lari

Tak selalu berawal dari Januari

Tapi kau hadir disini

Melawan januari dan berhasrat tak akan kembali

Pada suatu saat nanti

Tak akan kembali

Pada dirimu yang usang tertinggal pergi

 Ayo lari-lari

Impian hari ini adalah harimu suatu hari nanti

Menari bersama mimpi-mimpi hari ini”

Kesimpulannyaaa…..

Fantasi masa depan saya adalah keliling dunia dengan memiliki istana dimana-mana dan menari bersama impian saya yang telah saya capai. Sesederhana itu. Tersimpan rapi dalam ruang waktu yang kusebut fantasi.

 4. Fantasi yang akan menjadi bagian karya fiksi

Puisi maupun kutipan diatas adalah cikal bakal saya dalam membuat sebuah karya lagi. Mungkin kemasannya yang sedikit berbeda hehe. Belum tahu akhir ceritanya mau dibuat seperti apa tapi memang karya ini agak sedikit berbeda dengan yang lainnya. Terima kasih sudah membaca.

Ga terasa tantangan ke 10 udah terjamah. Semoga istiqomah untuk tulisan berikutnyaa hihihi…

Thanks to Nadya. I have another next story from your topic hehehehe

 

 

 

Absurd

Malam ini sesuatu itu kusebut absurd.

Langkah yang semakin menjauh diselimuti kabut kelam kemarin yang tak terdefinisikan.

Kau,

Satu kata yang menyentil rasa

Penatku hilang gambaranku goyah

Aku berdiri untuk siapa

Tuhan yang Maha adil pun sepertinya kehilangan kata

Kau,

Satu kata yang masih tetap aku jaga

Dalam absurdnya ruang yang kusebut lara

Lara tak bertepi…tidak bisakah berjarak dengan bahagia

Lara..

Tak berikat pun aku merasakan itu nyata
Aku duduk untuk siapa

Termangu membisu hanya untuk terkulai lesu?

Lara..beri aku bahagia walau harus merelakan rasa.

Sesuatu yang kujaga bertubi-tubi mematikan rasa

Dalam batas aku lelah berurai air mata.

Kau, yang kusebut tidak untuk kita lagi

Dalam ruang hampa meninggalkan sesuatu yang kusebut cinta

Aku..enggan lagi bersuara.

Dalam batas aku tahu pelabuhanmu untuk siapa.bw_night_pier

Malam ini, yang terjaga itu kusebut cinta
Malam ini absurd,

Kelam dan terjaga karena cinta yang tak pulang pada tuannya.

 

 

Jangan seperti aku

untukmu,

Menghapus kenangan tak kan mampu kau lakukan. Ia akan datang pada jam dan waktu tertentu yang tak terpikirkan sebelumnya.

jangan seperti aku. dalam diam mengalami belenggu yang selalu menghantuiku

untukmu,

jangan seperti aku. sudah tahu dilukai, masih betah menyusun,.. mencari kepingan rasa yang sudah entah tak tentu lagi posisinya.

untukmu,

hidup kadang begitu kejam. tapi percayalah akan selalu ada kebaikan yang bisa kau syukuri. karena begitulah caraku menjajaki dunia yang penuh fatamorgana ini.

Hidup akan selalu tentang bagaimana. Bagaimana kau harus tahu diri, bagaimana kau harus merapikan perasaanmu sendiri, bagaimana kau harus bertahan meski cinta yang kau rasakan sangat mudah dilukai dan… bagaimana kau harus memendam semua dengan caramu sendiri.

Dalam hal ini, jangan sebut logika lagi di mataku. sebab aku menyaksikan logika telah membunuh perasaanku.

Jangan seperti aku, selalu menyembunyikan waktuku hanya untuk menyeka air mata dengan segala kepahitan yang harus kuterima.

Karena sekali lagi, hidup akan selalu tentang bagaimana. ya. bagaimana kau pergi melangkah dengan kepingan hati yang sudah tentu akan ada yang melukai lagi.